Bekas Luka

bekas luka 1Luka adalah suatu proses, tempat terjadinya penyemitan ukuran luka dengan kehilangan jaringan. Luka juga dapat diartikan sebagia suatu irisan atua robekan pada kulit. Semua luka berdarah selalu terasa sakit dan mudah menjadi terinfeksi. Luka dapat dibersihkan dengan baik kemudian ditutup dengan pembalut atau kain bersih.

Luka menjadi lahan yang subur bagi pertumbuhan mikroorganisme. Oleh karena itu cara perawatan luka harus tertuju pad ausaha untuk menghindari terjadinya pencemaran luka atau sedapat mungkin membatasi terjadinya luka. Meskipun demikian higiene luka merupakan satu-satunya faktor pada perawatan luka yang menyebabkan timbulnya infeksi karena kondisi umum pasien dan tempat terjadinya luka juga sangat menentukan dalam hal penyebaran infeksi luka.

Kulit yang terinfeksi luka atau mendapat robekan atau irisan mengakibatkan luka pada kulit, pastinya akan meninggalkan bekas luka pada kulit. Bekas luka tentunya akan mencemari warna kulit yang tidak sama dengan warna kulit yang tidak terkena luka. Misalnya luka akibat terkena benda tajam, luka akibat terbentu benda keras atau tumpul yang meninggalkan bekas luka yang cukup lebar, bekas luka umumnya banyak terjadi akibat luka akibat kecelakaan dan luka bekas operasi.

Beberapa jenis bekas luka seperti luka bekas operasi, umumnya lama-kelamaan bekas luka akibat sayatan alat bedah akan menjadi daging baru. Beberapa bekas luka yang bersifat basah umumnya akan menimbulkan gangren (bekas luka seperti pada penderita diabetes).

Bekas luka tergantung dari jenis luka yang diderita. Umumnya luka kering atau tidaknya luka. Luka kering akan lebih cepat sembuh daripada luka yang basah, karena luka kering akan lebih cepat tumbuh lapisan granulasi di bawah keropeng luka.

Bekas luka sebagian besar disebabkan oleh cara perawatan luka bukanya karena jahitan pada luka. Cobalah kiat perawatan berikut :

1. Ikuti intruksi perawatan luka dari dokter Anda dan saran awal untuk menjaga kebersihan luka. Infeksi yang terjadi pada luka adalah penyebab umum timbulnya bekas luka

2. Jahitan pada luka yang bertahan dalam jangka panjang meningkatkan kesempatan terjadinya infeksi

3. Pijatlah luka setelah beberapa hari. Pergunakalah cairan pelembap yang mengandung lidah buaya atau minyak vitamin E dan gosokkan cairan pada kulit yang luka. Pijatan ini meningkatkan aliran darah ke luka.

4. Jaga luka agar terhindari dari matahari, terutama luka yang mengenai wajah. Selama 6 bulan pertama dari penyembuhan, luka jangan langsung dihadapkan ke sinar matahari. Bekas luka mungkin berwarna lebih gelap daripada warna kulit disekitarnya.

Posted in Bekas Luka | Tagged , , , , , | Leave a comment

Pertolongan Pertama Pada Luka Bakar

Hal yang dilakukan sebagai tujuan yang utama untuk menolong mereka yang mengalami luka bakaer alah untuk membantu mengurangi nyeri dan rasa sakit, untuk melakukan pencegahan infeksi, mencegah dan juga mengatasi masalah syok atau depresi secara psikologis yang bisa saja menjadi masalah yang serius. Usaha pertolongan pertama luka bakar adalah dilakukan dengan cara penurunan suhu pada daerah sekitar luka bakar sehingga bisa membantu melakukan pencegahan terbentuknya luka pada jaringan dibawahnya lebih parah lagi.

Dan walau bagaimanapun juga luka serius yang umumnya, tindakan pertama yang bisa dilakukan adalah dengan menjaga agar jalan napas si korban tetap dalam keadaan lancar. Luka bakar sendiri dibagi menjadi beberapa stadium. Dan setiap pertolongan pertama pada luka bakar berbeda caranya.

Pertolongan pertama pada kuka bakar tingkat 1 dilakukan karena luka bakar yang terjadi merusak jaringan yang hanya terjadi di bagian luar lapisan kulit saja. Sebagai contoh adalah kulit yang terkena oleh sengatan sinar matahari, tersiram air panas atau uap panas dengan gejala melepuh pada kulit yang terkena.

Pertolongan pertama pada louka bakar stadium 1 adalah siram kulit yang terbakar dengan air yang mengalir atau bisa juga dengan mengompresnya dengan air dingin dengan memakai handuk kecil atau juga bisa dengan menggunakan kain apapun yang bersih yang sudah terlebih dahulu dicelup ke air dingin. Hal ini dilakukan hingga sakit menghilang. Kemudian luka bakar tadi ditutup dengan menggunakan perban yang sudah steril untuk memabntu pencegahan terjadinya infeksi pada luka. Dilarang memberikan minyak atau mentega pada luka bakar. Jangan memberikan obat atau ramuan lain yang dilakukan dengan tidak seizin dokter.

Pertolongan pertama pada luka bakar stadium dua adalah dengan menyiram menggunakan air dingin atau air es pada luka yang terkena, atau juga bisa dengan cara mengompres dengan kain yang bersih yang sudah dicelup dengan air dingin.

Mengeringkan luka bakar dengan dengan handuk yang sudah bersih bertujuan untuk membantu mencegah infeksi luka bakar yang terjadi. Angkatlah kaki atau tangan yang mengalami luka bakar dengan posisi lebih tinggi dari organ jantngnya. Segeralah mencari pertolongan medis, jika si korban mengalami kesulitan dalam bernapas.

Posted in Bekas Luka | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Perawatan Luka Tradisional

Penggunaan madu untuk perawatan luka tradisional sudah banyak dilakukan sejak ribuan tahun lalu. Dunia kedokteran moderan saat ini telah banyak membuktikan madu sebagai obat penyembuh luka yang unggul. Sebuah laporan menunjukkan luka yang dibalut dengan madu menutup pada 90% kasus. Pada luka bakar derajat ringan, penyembuhan dengan olesan madu berlangsung lebih cepat. Pasien luka berat yang harus ditransplantasi kulit dipercepat penyembuhannya dengan madu. Beberapa contoh kasus misalnya, seorang pasien dengan luka-luka di kedua kakinya merelakan satu kaki untuk diterapi madu, sedangkan sisi yang laion memakai balutan fibrinosilin dan calcium alginate. Ternyata sis kaki yang dibalut madu lebih cepat membaik. Pasien lain yang mempunyai luka bekas operasi cukup panjang dierapi sebagian dengan balutan standard an sembuh dalam 16 hari, sedangkan yang memakai madu sembuh dalam 8 hari. Demikian pula dengan pasien yang dioperasi saat melahirkan, kelompok yang memakai balutan madu mengalami perawatan lebih cepat yaitu 2-7 hari, sementara luka yang diobati secara standar dirawat lebih lama, yaitu 16 hari.

Peneitian yang dimuat disebuah jurnal bedah tahun 1991 menunjukkan keunggulan madu sebagai perawatan luka tradisional dibandingkan silver sulfadiazilin untuk luka bakar. Sejumlah 104 wanita dan pria dengan berbagai derajat luka bakar dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama mendapatkan balutan madu dan kelompok kedua dibalut dengan salep silver sulfadiazine.

Perawatan luka tradisional menggunakan madu juga telah diteliti untuk terapi luka infeksi dan sukar sembuh misalnya pada gangrene diabetic, yaitu luka yang terjadi akibat penyakit diabetes melitus. Luka ini biasanya bersifat kronis dan sukar sembuh karena buruknya aliran darah dan persarafan pada penderita diabetes. Madu mempermudah penyembuhan, terbukti dari 143 luka yang bersifat kronis, hanya satu yang gagal sembuh. Luka infeksi yang lain adalag Fourner’s gangrene, suatu radang dilapisan otot, sangat cepat menyebar, dan membuat jaringan tubuh membusuk. Dilaporkan, penyebaran luka ini dapat dihentikan dengan madu. Madu juga cukup aman untuk perawatan luka pada bayi. Ini telah terbukti pada suatu penelitian terhadap 9 bayi dengan luka operasi bernanah dan terinfeksi. Luka tersebut gagal menutup setelah 14 hari. Setelah dibalut dengan olesan madu, bekas sayatan tampak merapat dalam 5 hari. Luka pun menjadi bersih dan steril 21 hari.

Madu merangsang terbentuknya kulit yang baru dan sehat sehingga jarang membuat bekas luka yang jelek. Kandungan madu yang kaya nutrisi membuat pasokan zat-zat yang dibutuhkan untuk penyembuhan luka selalu cukup. Manfaat lainnya adalah madu dapat mengurangi peradangan yang ditandai dengan berkurangnya nyeri, bengkak dan luka yang mongering. Salah satu penyebabnya karena madu memiliki osmolaritas yang tinggi hingga menyerap air dan memperbaiki sirkulasi serta pertukaran udara di area luka. Selain itu, madu memiliki efek membersihkan. Hal ini dikarenakan madu tidak bersifat lengket pada luka dan jaringan matu turun terangan hingga luka menjadi bersih.

Posted in Bekas Luka | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Luka Pada Anak

Luka dengan darah yang banyak tetapi dapat sembuh dengan sendirinya terjadi pada seluruh kelompok pembuluh darah dari jaringan yang berhubungan dengan gusi bagian atas sampai bibit yang disebut frenum. Lokasi itu biasanya terluka dan berdarah setelah wajah terantuk (jatuh). Frenum jarang perlu dijahit dan sembuh dengan mudah setelah ditekan dengan kain kasa yang direndam dengan air dingin ata selagi anak Anda mengisap es loli. Beberapa luka pada anak yang kecil yang berukuran kurang dari setengah inci (1 ½ cm) dan tidak menganga dapat ditutip dengan steri-strips. Jika Anda tidak tahu apakah anak Anda memerlukan jahitan atau tidak, mintalah dokter Anda atau dokter di unit gawat darurat untuk memeriksa luka itu.

Jika anak memerlukan jahitan tetap tinggal bersama anak Anda untuk menentramkan hatinya selagi dokter Anda melaksanakan jahitan luka pada anak. Ceritakan kepada anak tentang hal yang diharapkan. Jangan katakan tindakan ini tidak sakit bila akan terasa sakit. Pernyataan yang salah dapat menyebabkan anak tidak percaya. Bekas luka sebagian besar disebabkan oleh cara perawatan luka bukannya karena jahitan pda luka. Cobalah kiat perawatan berikut :

  1. Ikuti instruksi perawatan luka pada anak dari dokter Anda dan saran awal untuk menjaga kebersihan luka. Infeksi yang terjadi pada luka adalah penyebab umum timbulnya bekas luka
  2. Tepati janji pertemuan dengan dokter untuk menghilangkan jahitan. Jahitan pada luka yang bertahan dalam jangka panjang meningkatkan kesempatan terjadinya infeksi.
  3. Pijitlah luka setelah beberapa hari. Pergunakanlah cairan pelembap yang mengandung lidah buaya atau minyak vitamin E dan gosokkan cairan pda kulit itu. Pijitan ini meningkatkan aliran darah ke luka.
  4. Jaga luka agar terhindar dari matahari, terutama luka pada wajah. Selama enam bulan pertama dan penyembuhan, luka jangan langsung dihadapkan ke sinar matahari. Bekas luka mungkin berwarna lebih gelap daripada  warna kulit disekitarnya.

Sedangkan perawatan luka bakar pada anak diarahkan paada pembebesan rasa sakit pencegahan infeksi, pemburukan rupa, dan kontraksi jaringan (pendekatan jaringan yang terbakar selagi ppenyembuhan). Walaupun disesuaikan dengan nasihat dokter, kebanyakan perawatan luka bakar dirumah melibatkn rutinitas sehari-hari sebagai berikut :

  1. Pencucian luka, bersihkan area yang terbakar dibawah air ledeng hangat-hangat kuku yang mengalir, keringkan dengan usapan handuk bersih. Pancaran air memindahkan kuman dan jaringan yang mati.
  2. Penggunaan krim luka bakar. Jagalah agar area yang terbakar tetap tertutup dengan krim yang diresepkan dokter (kombinasi antara antibiotic perak dan sulfa) yang mempercepar penyembuhan dan mencegah infeksi.

Dokter Anda akan menginstruksikan kepada Anda apakah dan bagaimana area tetap ditutup hanya dengan krim, atau Anda akan diberi tahu tentang cara menutup luka bakar dengan bantalan yang tidak lengket dan membalutnya dengan kain kasa.

Posted in Bekas Luka | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Perawatan Luka Bakar

Walaupun luka bakar sudah ada sejak pertama kali manusia menemukan api, perawatan luka bakar dan penelitian patofisiologi pertama mulai dilakukan tahun 1900-an. Dengan terapu cairan yang tepat, maka banyak pasien yang mengalami sepsis luka bakar. Hal ini menyebabkan dicarinya agen topical untuk mengontrol pertumbuhan bakteri pada luka bakar. Penggunaan 0,5 perak nitrat yang diulaskan secara topical serta terbukti dapat melindungi dari pertumbuhan dan penelitian selanjutnya menggunakan asetat mafenid (Sulfamylon sebagai agen efektif terhadap gram positif dan negative, yang masuk melewati eskar luka bakar. Karena timbul ganguan elektrolit pada penggunaan perak nitrat dan nyeri pada penggunaan asetat mafenid. Namun ada juga pemakaian krim perak sulfadiazine (Silvadene) untuk perawatan luka bakar.

Kemajuan utama dari perawatan luka bakar adalah dibangunnya unit luka bakar. Dengan unit khusus yang dibuat untuk penderita luka bakar, konsep perawatan “tim” dari pasien in dapat dopenuhi. Hal ini meliputi tenaga-tenaga dengan kepentingan dan pendidikan khusus tentang perawatan penderita luka bakaer, termasuk dokter umum, perawat dan  ahli terapi serta tenikus. Luka bakar suhu pada tubuh terjadi baik karena konduksi panas langsung atau radiasi elektromagnetik. Derajat luka bakar berhubungan degan beberapa faktor, termasuk konduksi jaringan yang terkena, waktu kontak dengan sumber tenaga panas dan pigmentasi permukaan. Saraf dan pembuluh darah merupakan struktur yang kurang tahan terhadap konduksi panas, sedang, tulang, paling tahan. Jaringan lain memiliki konduksi sedang. Sumber-sumber radiasi elektromagnetik meliputi sinar x, gelombang mikro, sinar ultraviolet dan cahaya tampak. Radiasi ini dapat merusak jaringan baik dengan panas (gelombang mikro) atau ionisasi (sinar x).

Perawatan luka bakar yang awal mengikuti prinsip umum perawatan penderita trauma. Khususnya penderita harus dikeluarkan dari sumber tenaga panas, baik pakaian terbakar atau kawat listrik tegangan tinggi. Setelah ventilasi dan fungsi jantung kembali normal, pemeriksaan umum yang cepat dilakukan pada luka untuk menentukan keparahan dan luas luka. Beberapa jenis penutup yang bersih diletakkan diatas luka bakar dan paasien siap dibawa kerumah sakit.

Penderita luka bakar kecil dapat dibawa kerumah sakit dengan cukup aman, tetapi penderita luka bakar yang besar mungkin perlu diberi infuse intravena dan dibawa dengan amat hati-hati. Luka bakaer kecil dibagian ketebalan kulit dapat dirawat pada tempat kejadian dengan member air dingin untuk mengurangi nyeri, tindakan ini tidak bijaksana untuk luka bakar yang besar. Perawatan dengan larutan dingin yang lama pada psien ini dapat menimbulkan hipotemia.

Posted in Bekas Luka | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Tradisional Menghilangkan Bekas Luka

bekas luka 2Bekas luka memang sering meninggalkan bekas yang menyebabkan terjadinya pigmentasi warna kulit seperti warna kulit sebelumnya putih menjadi kecokelatan akibat bekas luka, bekas luka menimbulkan parut di kulit.

Bekas luka pada sebagian besar orang disebabkan oleh banyak hal seperti bekas luka jerawat, bekas luka akibat cacar, bekas luka akibat terkena benda tajam hingga bekas luka akibat kecelakaan. Bagian tubuh yang sering terlihat bekas luka adalah wajah, tangan dan kaki, bagian tubuh ini merupakan tubuh luar yang sering terlihat dan sering kali mudah terpapar luka.

Beberapa orang merasa resah dengan bekas luka, sehingga mereka yang memiliki bekas luka rela mengeluarkan biaya berapapun untuk menghilangkan bekas lukabaik dengan operasi plastik untuk menyamarkan bekas luka, menggunakan obat-obatan kimia buatan yang tentunya menimbulkan efke samping yang cukup mengkhawatirkan terlebih lagi jika bekas luka tersebut terjadi di wajah.

Operasi plastik memang merupakan jalan paling mudah, praktis dan efektif untuk menghilangkan bekas luka sekaligus mendapat warna wajah yang lebih putih dan berseri. Sebenarnya untuk menghilangkan bekas luka tidak selalu dengan cara melakukan bedah plastik, pengobatan modern. Untuk menghilangkan bekas luka dapat dilakukan dengan cara tradisional dengan memanfaatkan beberapa jenis buah.

Berikut cara tradisional menghilangkan bekas luka dengan menggunakan bahan-bahan alami seperti :

1. Mentimun

Mentimun merupakan jenis buah yang banyak dimanfaatkan dalam bahan kosmetika yang sangat cocok bagi perawatan wajah hingga menjadi masker kulit wajah dan tubuh yang memberi manfaat yang cukup baik.

Mentimun yang memiliki banyak kandungan air diliputi dengan kandungan vitamin C dan potasium yang baik untuk menangkal radikal bebas dan kandungan airnya yang cukup banyak yang berfungsi sebagai penyegar dan pencerah wajah. Selain sebagai bahan kosmetika, mentimun juga dapat dimanfaatkan obat alami untuk menghilangkan bekas luka bahkan mentimun dapat membantu menghilangkan kerutan halus di wajah yang diperkaya oleh kandungan silika yang dapat membantu meningkatkan produksi kolagen untuk menjaga kulit tubuh dan wajah tetap segar dan menurunkan risiko penuaan dini.

Untuk menggunakan mentimun sebagai media yang baik untuk menghilangkan bekas luka dengan cara :

- Sediakan 1 buah mentimun segar, kemudian potong kecil-kecil dan haluskan dengan blender atau ditumbuk. Kemudian oleskan pada bekas luka dan biarkan hingga semalaman. Kemudian esok pagi bersihkan wajah dengan menggunakan air dingin. Untuk mendapatkan hasil maksimal gunakan setiap malam, maka berangsur-angsur bekas luka akan hilang.

2. Madu

Madu memiliki manfaat yang luar biasa tidak hanya dalam bidang pengobatan untuk mengatasi beberapa penyakit. Madu juga sering digunakan sebagai bahan kecantikan wajah. Madu juga dapat digunakan sebagai bahan herbal alami untuk menghilangkan bekas luka. Dengan cara : oleskan madu secara merata pada bagian kulit yang terdapat bekas luka. Kemudian biarkan 20-30 menit. kemudian bilas bersih dengan air hangat. Lakukan setiap hari dan secara rutin.

Posted in Bekas Luka | Tagged , , , , , , , , , | 2 Comments

Bekas Luka Operasi

bekas luka akibat operasiBekas luka dapat ditimbulkan oleh banyak penyebab dan kejadian. Bekas luka dapat disebabkan oleh luka akibat bekas sayatan operasi yang menyebabkan tertinggalnya beka luka pada kulit tubuh. Bekas luka juga ada yang disebabkan oleh penyakit tertentu seperti pada penyakit diabetes mellitus basah yang menyebabkan timbulnya luka pada beberapa bagian tubuh, tempatnya bersembunyi kadar gula darah yang meningkat. Luka atau gangren pada penyakit diabetes basah ini dapat menimbulkan luka pada tubuh sebagai salah satu cara untuk mengeluarkan gula darah yang berlebih. Luka akibat diabetes ini menimbulkan bau dan juga bekas luka yang cukup banyak, kemudian menginfeksi luka ke bagian tubuh lainnya.

Ketika mempunyai suatu penyakit atau gangguan tubuh yang menyebabkan luka kemudian meninggalkan bekas luka yang cukup serius hingga mengharuskan penderitanya melakukan operasi atau pembedahan untuk membuang atau menyamarkan bekas luka.

Kebanyakan bekas luka disebabkan oleh sayatan alat bedah misalnya pada ibu pasca melahirkan dengan jalan operasi caesar dengan pembedahan, kemudian menadapatkan jaihitan luka bekas sayatan untuk menutup kembali bagian tubuh yang terkena sayatan. Bekas luka operasi ini tentunya membutuhkan penyembuhan dan pengering luka yang cukup lama dan pasting meninggalkan bekas luka yang tidak dapat hilang.

Beberapa bekas luka akibat operasi biasanya meninggalkan bekas luka yang mudah terlihat, hal ini disebabkan oleh sifat kulit tubuh yang sensitif dan menimbulkan daging tumbuh atau semacam benjolan yang keloid. Bekas luka yang menimbulkan parut atau sayatan ini aakan terlihat pada kulit tubuh seperti warna kulit menjadi pucat, lebih sensitif dan tidak boleh dibiarkan terlalu lama terkena sinar matahari.

Bekas luka pada kulit tubuh tentunya akan merusaj warna tubuh yang tidak sama dengan warna kulit disekitarnya. Bekas luka merupakan hal yang wajar terjadi pada setiap orang. Namun terkadang bekas luka ini menyebabkan rasa tidak percaya diri seseorang karena merasa penampilannya tidak sempurna.

Penyebab bekas luka disebabkan oleh kandungan melanin dalam kulit. Melanin dalam kulit ini akan meningkat ketika kulit tubuh mengalami luka. Melanin pada tubuh ini akan merubah warna kulit tubuh ketika terjadi luka. Bekas luka akan tampak menghitam. Banyak obat untuk menghilangkan bekas luka, umumnya menggunakan obat oles untuk mengeringkan dan menyamarkan bekas luka.

Posted in Bekas Luka | Tagged , , , , , | Leave a comment

Cara Menghilangkan Bekas Luka Secara Alami

Bekas luka pada bagian tubuh memang sangat mengganggu penampilan. Baik yang terjadi pada bagian tubuh atas seperti pada wajah akibat jerawat, ataupun pada bagian tubuh lainnya seperti siku ataupun dengkul yang memang rawan terjadinya luka. Jika itu terjadi, maka cobalah untuk berusaha untuk menyembuhkan luka tersebut dan berusaha untuk menghilangkan bekas luka yang ditinggalkan.

Meskipun jaringan bekas luka (jaringan parut) terbuat dari jenis yang sama dari protein yang membentuk kulit normal, mereka akan memiliki penampilan yang cukup berbeda dari kulit biasa. Perbedaan ini berasal dari komposisi protein yang membentuknya. Selain itu, bekas luka juga tidak mengandung kelenjar keringat, folikel rambut, atau kelenjar sebaceous yang berfungsi untuk melindungi kulit. Karena itu, tekstur bekas luka biasanya akan lebih halus dan dapat menjadi terasa sangat gatal.

Ada beberapa jenis bekas luka. Klasifikasi biasanya didasarkan pada penampilan dan merupakan hasil dari perbedaan jumlah ekspresi kolagen, atau degranulasi dari jenis sel tertentu.

Secara khusus, tiga jenis bekas luka adalah :

- Hipertrofik (termasuk di dalamnya keloid)
- Atrofik
- Tanda peregangan umum

Berikut tips yang dapat dilakukan untuk menghilangkan bekas jerawat :

1. Cara Pertama

Bahan-Bahan :

- Jus lemon
- Cotton bud

Cara Pemakaian :

- Siapkan jus lemon dan cotton bud
- Lalu oleskan bekas luka menggunakan cotton bud yang telah dicelupkan ke jus lemon
- Kemudian diamkan selama 5 menit
- Lakukan setiap hari agar bekas luka bisa menghilang

2. Cara Kedua

Bahan-Bahan :

- Minyak zaitun secukupnya
- Rosehip secukupnya
- Vitamin E secukupnya

Cara Pemakaian :

- Campurkan minyak zaitun, rosehip dan vitamin E dalam 1 wadah
- Lalu sampai semua bahan tercampur rata
- Kemudian oleskan pada bekas luka
- Lakukan 3 kali sehari

Posted in Bekas Luka | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Untuk Menghilangkan Bekas Luka

Bekas luka dapat mengganggu penampilan, untuk itu berikut ini terdapat beberapa cara untuk menghilangkan bekas luka secara alami. Cara ini dapat digunakan untuk mengatasi bekas luka di wajah, luka bakar, di kaki, luka yang sudah lama, luka knalpot dan sebagainya.

1. Cara Pertama

Bahan-Bahan :

- Minyak kelapa secukupnya

Cara Pemakaian :

- Siapkan minyak kelapa dalam wadah
- Lalu pijat area bekas luka dengan minyak kelapa
- Lakukan secara teratur

2. Cara Kedua

Bahan-Bahan :

- 1 sendok makan krim susu asam
- 1 sendok makan oat meal
- 1 sendok makan yogurt
- 10 tetes jus lemon

Cara Pemakaian :

- Oat meal di haluskan terlebih dahulu
- Selanjutnya, semua bahan dicampurkan menjadi 1
- Aduk sampai semua bahan tercampur rata
- Oleskan ramuan pada bekas luka
- Diamkan selama 10 menit lalu bersihkan dengan air bersih
- Lakukan secara teratur

3. Cara Ketiga

Bahan-Bahan :

- Minyak zaitun secukupnya

Cara Pemakaian :

- Oleskan minyak zaitun ke bekas luka
- Setelah itu pijat secara perlahan
- Lakukan secara rutin

Posted in Bekas Luka | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Tips Menghilangkan Bekas Luka

Parut bekas luka atau dalam bahasa kedokternya sering disebut dengan scar merupakan hasil akhir dari proses penyembuhan luka dalam, misalnya karena luka bakar, penyakit, kecelakaan atau bekas operasi. Makin besar kerusakan yang terjadi pada kulit dan makin lama proses kesembuhannya, makin besar pula peluang terjadinya parut bekas luka yang nyata dan abnormal.

Scar ada yang normal dan tidak normal. Keloid atau parut berlebihan serta bekas luka yang tebal (hipertrofi) termasuk dalam parut yang abnormal.

Ada banyak faktor yang mempengaruhi timbulnya bekas luka yang abnormal, misalnya :

- Luka yang sembuh sendiri dan tidak terawat
- Cedera berulang
- Faktor keturunan
- Waktu penyembuhan luka yang lama

Cara Menyembuhkan Bekas Luka

1. Cara Pertama

Bahan-Bahan :

- Tanaman lidah buaya secukupnya

Cara Pemakaian :

- Ambil beberapa potong lidah buaya lalu cuci bersih
- Kupas kulit lidah buaya lalu ambil gelnya
- Kemudian oleskan gel tersebut pada area kulit yang terluka
- Lakukan secara rutin

2. Cara Kedua

Bahan-Bahan :

- Teh hijau secukupnya
- Kapas

Cara Pemakaian :

- Teh hijau dicuci bersih
- Lalu seduh teh hijau dengan air panas, tunggu sampai dingin
- Setelah itu ambil kapas dan basahilah dengan air seduhan teh hijau tadi
- Selanjutnya dioleskan pada bekas luka

Posted in Bekas Luka | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment