Luka Pada Anak

Luka Pada Anak – Luka dengan darah yang banyak tetapi dapat sembuh dengan sendirinya terjadi pada seluruh kelompok pembuluh darah dari jaringan yang berhubungan dengan gusi bagian atas sampai bibit yang disebut frenum. Lokasi itu biasanya terluka dan berdarah setelah wajah terantuk (jatuh). Frenum jarang perlu dijahit dan sembuh dengan mudah setelah ditekan dengan kain kasa yang direndam dengan air dingin ata selagi anak Anda mengisap es loli. Beberapa luka pada anak yang kecil yang berukuran kurang dari setengah inci (1 ½ cm) dan tidak menganga dapat ditutip dengan steri-strips. Jika Anda tidak tahu apakah anak Anda memerlukan jahitan atau tidak, mintalah dokter Anda atau dokter di unit gawat darurat untuk memeriksa luka itu.

Luka Pada Anak

Luka Pada Anak

Jika anak memerlukan jahitan tetap tinggal bersama anak Anda untuk menentramkan hatinya selagi dokter Anda melaksanakan jahitan luka pada anak. Ceritakan kepada anak tentang hal yang diharapkan. Jangan katakan tindakan ini tidak sakit bila akan terasa sakit. Pernyataan yang salah dapat menyebabkan anak tidak percaya. Bekas luka sebagian besar disebabkan oleh cara perawatan luka bukannya karena jahitan pda luka. Cobalah kiat perawatan berikut :

  1. Ikuti instruksi perawatan luka pada anak dari dokter Anda dan saran awal untuk menjaga kebersihan luka. Infeksi yang terjadi pada luka adalah penyebab umum timbulnya bekas luka
  2. Tepati janji pertemuan dengan dokter untuk menghilangkan jahitan. Jahitan pada luka yang bertahan dalam jangka panjang meningkatkan kesempatan terjadinya infeksi.
  3. Pijitlah luka setelah beberapa hari. Pergunakanlah cairan pelembap yang mengandung lidah buaya atau minyak vitamin E dan gosokkan cairan pda kulit itu. Pijitan ini meningkatkan aliran darah ke luka.
  4. Jaga luka agar terhindar dari matahari, terutama luka pada wajah. Selama enam bulan pertama dan penyembuhan, luka jangan langsung dihadapkan ke sinar matahari. Bekas luka mungkin berwarna lebih gelap daripada  warna kulit disekitarnya.

Sedangkan perawatan luka bakar pada anak diarahkan paada pembebesan rasa sakit pencegahan infeksi, pemburukan rupa, dan kontraksi jaringan (pendekatan jaringan yang terbakar selagi ppenyembuhan). Walaupun disesuaikan dengan nasihat dokter, kebanyakan perawatan luka bakar dirumah melibatkn rutinitas sehari-hari sebagai berikut :

  1. Pencucian luka, bersihkan area yang terbakar dibawah air ledeng hangat-hangat kuku yang mengalir, keringkan dengan usapan handuk bersih. Pancaran air memindahkan kuman dan jaringan yang mati.
  2. Penggunaan krim luka bakar. Jagalah agar area yang terbakar tetap tertutup dengan krim yang diresepkan dokter (kombinasi antara antibiotic perak dan sulfa) yang mempercepar penyembuhan dan mencegah infeksi.

Dokter Anda akan menginstruksikan kepada Anda apakah dan bagaimana area tetap ditutup hanya dengan krim, atau Anda akan diberi tahu tentang cara menutup luka bakar dengan bantalan yang tidak lengket dan membalutnya dengan kain kasa.

Cara menghilangkan bekas luka bakar pada anak bisa dilakukan dengan cara yang alami yakni adalah jika luka bakar pada anak sudah mengering dan sudah tidak terasa sakit lagi, maka cara menghilangkan bekas luka  bakar dengan memanfaatkan bahan alami untuk membantu menyamarkan luka. Beberapa bahan alami yang bisa membantu menghilangkan bekas luka pada anak :

  1. Madu
    Madu merupakan salah satu bahan alami yang akan memberikan manfaat yang efektif jika diminum dengan teratur. Namun, jika digunakan sebagai obat luar, madu bermanfaat untuk membantu meregenerasi sel-sel kulit mati. Cara pemakaian madu adalah dengan mengoleskan madu pada bagian bekas luka bakar dan dibiarkan selama kurang lebih setengah jam. Jika sudah dibersihkan menggunakan air hangat, maka lakukan langkah selanjutnya dengan oleskan madu beberapa kali dalam sehari dan dilakukan dengan rutin untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal dan optimal.
  2. Mentimun
    Cara menghilangkan bekas luka bakar pada anak dengan mentimun adalah dengan menghaluskan mentimun yang masih segar kemudian tempelkan pada bagian bekas luka bakar dan dibiarkan selama semalaman. Lakukanlah dengan rutin dan teratur selama beberapa minggu sampai luka bakar terlihat tersamarkan.
  3. Daun pare
    Penggunaan daun pare ternyata bisa membantu untuk menyamarkan bekas luka bakar. Untuk membuat ramuan dari bahan dasar daun pare adalah ambillah beberapa lembar daun pare kemudian di haluskan. Campurkanlah daun pare yang sudah dihaluskan tadi dengan tepung beras sampai terbentuk sebagai bedak cair. Oleskanlah bedak pare tersebut pada bekas luka dan biarkan mengering. Cara ini dilakukan berulang kali dan dilakukan dengan rutin teratur untuk mendapatkan suatu hasil yang optimal.

Beberapa bahan alami diatas bisa digunakan dan dimanfaatkan untuk membantu menyamarkan bekas luka bakar pada anak. Karena bahan alami merupakan salah satu obat yang aman digunakan dan tidak menimbulkan efek samping walaupun cara penyembuhannya memang agak lama dibandingkan dengan penggunaan obat kimia.

Luka Pada Anak


=====================================

>>> Cara Menghilangkan Bekas Luka di Kaki, Bekas Luka di Wajah, Bekas Luka Lama, Bekas Luka Bakar, Bekas Luka di Kulit, KLIK DISINI!
=====================================


This entry was posted in Bekas Luka and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>