Perawatan Luka Bakar

Perawatan Luka Bakar – Walaupun luka bakar sudah ada sejak pertama kali manusia menemukan api, perawatan luka bakar dan penelitian patofisiologi pertama mulai dilakukan tahun 1900-an. Dengan terapu cairan yang tepat, maka banyak pasien yang mengalami sepsis luka bakar. Hal ini menyebabkan dicarinya agen topical untuk mengontrol pertumbuhan bakteri pada luka bakar. Penggunaan 0,5 perak nitrat yang diulaskan secara topical serta terbukti dapat melindungi dari pertumbuhan dan penelitian selanjutnya menggunakan asetat mafenid (Sulfamylon sebagai agen efektif terhadap gram positif dan negative, yang masuk melewati eskar luka bakar. Karena timbul ganguan elektrolit pada penggunaan perak nitrat dan nyeri pada penggunaan asetat mafenid. Namun ada juga pemakaian krim perak sulfadiazine (Silvadene) untuk perawatan luka bakar.

Perawatan Luka Bakar

Perawatan Luka Bakar

Kemajuan utama dari perawatan luka bakar adalah dibangunnya unit luka bakar. Dengan unit khusus yang dibuat untuk penderita luka bakar, konsep perawatan “tim” dari pasien in dapat dopenuhi. Hal ini meliputi tenaga-tenaga dengan kepentingan dan pendidikan khusus tentang perawatan penderita luka bakaer, termasuk dokter umum, perawat dan  ahli terapi serta tenikus. Luka bakar suhu pada tubuh terjadi baik karena konduksi panas langsung atau radiasi elektromagnetik. Derajat luka bakar berhubungan degan beberapa faktor, termasuk konduksi jaringan yang terkena, waktu kontak dengan sumber tenaga panas dan pigmentasi permukaan. Saraf dan pembuluh darah merupakan struktur yang kurang tahan terhadap konduksi panas, sedang, tulang, paling tahan. Jaringan lain memiliki konduksi sedang. Sumber-sumber radiasi elektromagnetik meliputi sinar x, gelombang mikro, sinar ultraviolet dan cahaya tampak. Radiasi ini dapat merusak jaringan baik dengan panas (gelombang mikro) atau ionisasi (sinar x).

Perawatan luka bakar yang awal mengikuti prinsip umum perawatan penderita trauma. Khususnya penderita harus dikeluarkan dari sumber tenaga panas, baik pakaian terbakar atau kawat listrik tegangan tinggi. Setelah ventilasi dan fungsi jantung kembali normal, pemeriksaan umum yang cepat dilakukan pada luka untuk menentukan keparahan dan luas luka. Beberapa jenis penutup yang bersih diletakkan diatas luka bakar dan paasien siap dibawa kerumah sakit.

Penderita luka bakar kecil dapat dibawa kerumah sakit dengan cukup aman, tetapi penderita luka bakar yang besar mungkin perlu diberi infuse intravena dan dibawa dengan amat hati-hati. Luka bakaer kecil dibagian ketebalan kulit dapat dirawat pada tempat kejadian dengan member air dingin untuk mengurangi nyeri, tindakan ini tidak bijaksana untuk luka bakar yang besar. Perawatan dengan larutan dingin yang lama pada psien ini dapat menimbulkan hipotemia.

Akibat luka bakar walaupun sudah sembuh biasanya akan menimbulkan bekas luka dengan jaringan parut yang disebabkan karena pengaruh panas yang tinggi yang bisa merusak bagian jarinhan kulit dan sangat sulit untuk dihilangkan dan dibuat normal kembali. Namun saat ini ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan bekas luka bakar baik secara alami, peralatan medis, dan juga penggunaan produk kosmetik.

Cara menghilangkan bekas luka bakar secara alami bisa dilakukan dengan menggunakan rendaman dari beras yang dihaluskan dengan kencur dan setelah itu dioleskan pada bagian bekas luka bakar. Lakukan cara ini secara teratur sammpai bekas luka bisa hilang dan tersamarkan. Dan selain itu, Anda bisa mencoba untuk mengoleskan madu yang asli pada bekas luka karena manfaat madu sangat baik untuk membantu menghaluskan kulit dan bisa membantu menyamarkan bekas luka.

Cara menghilangkan bekas luka tradisional dengan melakukan pemijatan juga dilakukan pada daerah bekas luka dengan penggunaan minyak esensial mawar atau juga lavender. Pemijatan ini dilakukan dengan lembut dan harus berhati-hati. Karena jika Anda mempunyai alergi, maka sebaiknya hentikan penggunaan minyak jenis ini, gunakanlah vitamin alami misalnya minyak kelapa sebagai pengganti minyaknya. Manfaat lain yang didapat dari pemijatan ini adalah untuk membantu meratakan kembali kolagen di seluruh kulit. Hal ini akan membantu untuk menyamarkan bekas luka bakar jika dilakukan dengan teratur dan setiap hari.

Buah mengkudu juga bisa dimanfaatkan untuk membantu menghilangkan bekas luka bakar. Karena kandungan yang ada di dalamnya adalah kandungan anti peradangan, antioksidan dan kemampuan analgesik yang bisa membantu untuk menghilangkan bekas luka. Selain itu, kandungan-kandungan tadi juga bermanfaat untuk membantu proses regenerasi sel kulit mati. Penggunaan buah mengkudu untuk menghilangkan bekas luka secara alami adalah blender buah mengkudu, kemudian dioleskan pada bekas luka, dan didiamkan selama kurang lebih 15-20 menit dan bilas dengan air. Lakukanlah dengan teratur selama 2-3 kali dalam seminggu untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Minyak zaitun untuk bekas luka bakar digunakan dengan cara mengoleskan minyak zaitun pada bekas luka dengan teratur sampai bekas luka tersamarkan dengan baik dan hasil yang didapat juga cukup optimal.

Perawatan Luka Bakar


=====================================

>>> Cara Menghilangkan Bekas Luka di Kaki, Bekas Luka di Wajah, Bekas Luka Lama, Bekas Luka Bakar, Bekas Luka di Kulit, KLIK DISINI!
=====================================


This entry was posted in Bekas Luka and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *